Ketika Memulai di Ujung Senja
Ada masa di mana hidup terasa melambat.Pagi datang tanpa tergesa, burung-burung berkicau di beranda, dan waktu seakan memberi ruang untuk menoleh ke dalam diri.Di usia senja, banyak orang mulai bertanya:apa yang masih bisa saya persembahkan untuk Allah?Di sebuah dusun di
SelengkapnyaDi Ujung Lelah
(Refleksi atas Bab 67 Kitab Riyadhus Shalihin: Larangan Meminta Mati)Pagi itu, ruang chemo di rumah sakit penuh aroma antiseptik dan doa yang tak terucap. Seorang perempuan duduk di kursi besi, selang infus menetes perlahan di lengannya. Di wajahnya, sisa-sisa lelah
SelengkapnyaZiarah yang Menghidupkan
(Riyadus Sholihin Bab 66: Dianjurkannya Ziarah Kubur bagi Laki-laki)كُنْتُ نَهَيْتُكُمْ عَنْ زِيَارَةِ الْقُبُورِ فَزُورُوهَا، فَإِنَّهَا تُذَكِّرُكُمُ الْمَوْتَ“Dulu aku melarang kalian berziarah kubur. Sekarang, berziarahlah, karena ia mengingatkan kalian pada kematian.”(HR. Muslim)🌾 Ayat Pengingatقَالَ اللَّهُ تَعَالَى:أَلْهَاكُمُ التَّكَاثُرُحَتَّىٰ زُرْتُمُ الْمَقَابِرَ“Bermegah-megahan telah melalaikan kamu,sampai
SelengkapnyaJihad Sunyi Pencari Ilmu
Setiap pagi, kota berdenyut oleh jutaan langkah. Anak-anak menenteng ransel, mahasiswa mengejar jam kuliah, guru menyiapkan papan tulis. Dunia tampak berputar karena manusia belajar. Tapi benarkah semua langkah itu menuju Allah?Dalam Riyadhus Shalihin, Imam an-Nawawi menulis bab Fadhlu al-‘Ilmi Ta’alluman wa Ta’liman
Selengkapnya
Ketika Tak Sempat Berpamitan
Refleksi atas Dzikrul Maut dan Batas Angan-AnganKematian kini datang seperti pesan singkat yang tiba tanpa pemberitahuan.Seseorang masih sempat menulis status, menekan tombol kirim, lalu beberapa jam kemudian kabarnya berpulang.Seorang pegiat olahraga yang setiap pagi berlari di taman, tiba-tiba rebah di
Selengkapnya
Kaya Yang Bersyukur
Di tengah riuhnya kapitalisme modern, nama Wardah mencuat sebagai simbol keberhasilan bisnis muslimah Indonesia. Dari etalase mal hingga rak minimarket, kosmetik halal itu seakan menegaskan bahwa keyakinan dan pasar bisa berjalan beriringan. Laba triliunan rupiah bukan hanya berhenti di rekening perusahaan, tetapi
Selengkapnya
Lampu yang Padam
Malam itu di Madinah, Rasulullah ﷺ kedatangan seorang tamu. Wajah tamu itu letih, langkahnya gontai, perutnya kosong. Di rumah beliau sendiri tak ada makanan tersisa. Dengan kelembutan khasnya, Rasulullah ﷺ menoleh kepada para sahabat:"Siapakah di antara kalian yang bersedia menjamu
Selengkapnya
Berlomba dalam Senyap
(inspirasi Riyadus Sholihin bab 63)Di dunia, manusia begitu bersemangat berebut. Kita rela antri panjang demi tiket konser, menunggu berjam-jam untuk secangkir kopi diskon, bahkan berdesakan di pasar murah. Semua demi kenikmatan yang sebentar saja lewat.Tapi ada perlombaan lain yang jarang
Selengkapnya
Itsar: Seni Mengutamakan Orang Lain
(Inspirasi Riyadhus Shalihin Bab 62)Sore hari di Jakarta. Commuter line padat, penumpang berdesakan, wajah-wajah letih pulang kerja memenuhi gerbong. Seorang ibu Muslimah lansia masuk, langkahnya pelan. Seorang pemuda berdiri, lalu dengan penuh hormat berkata:“Ibu, silakan duduk di kursi saya.”Senyum sang
Selengkapnya
Bakhil: Virus Sunyi di Gemerlapnya Kota
201 22 Sep 2025Refleksi Bab 61 Riyadus Shalihin — Larangan BakhilDi jalan-jalan kota besar, cahaya lampu neon membelah malam. Mal mal penuh belanja, kafe tak pernah sepi. Namun di sudut trotoar, seorang ibu menggendong anaknya yang tertidur dengan perut kosong. Kontras ini sering kita lihat, tapi jarang
SelengkapnyaVideo
Guru dan Karyawan
Data Guru tidak ada






