Bijak Menjaga Retak Sosial
Refleksi Bab 75 Riyadhus Shalihin — Memaafkan dan Berpaling dari Orang BodohPagi itu, halaman sekolah swasta di pinggir kota terasa seperti memendam letihnya sendiri. Bel masuk berbunyi, tetapi tidak banyak memberi semangat. Di ruang guru, aroma kopi sachet bercampur keluhan
Selengkapnya
Neraka Pun Enggan Menyentuh Mereka
Subuh belum sepenuhnya terang di Masjid Patma Binti Suhari, Desa Curug. Dari balik pintu kayu tua, seorang lelaki paruh baya menata sandal-sandal jamaah satu per satu. Gerakannya pelan, matanya teduh, bibirnya berzikir lirih. Tak banyak yang memperhatikan, tapi ketenangannya menular.Ia
Selengkapnya
Ketika Semua Tidak Harus Berbalas
Refleksi Riyadhus Shalihin — Bab 73: Akhlak MuliaDi Pasar Anyar, seorang pedagang baju membuka lapaknya sebelum fajar selesai menarik garis pertama cahaya. Ia mengatur kancing-kancing, merapikan lengan pakaian, menyusun jilbab seperti membelai anak yang baru bangun tidur. Senyumnya tidak dibuat-buat
Selengkapnya
Tidak Harus Terlihat Hebat
Refleksi Riyadhus Shalihin — Bab 72: Haramnya TakaburDi sebuah ruang operasi yang dingin dan terang, seorang dokter bedah senior sedang mempersiapkan tindakan. Seorang perawat muda baru saja melakukan kesalahan kecil dalam penataan alat. Situasinya bisa saja tegang. Namun dokter itu tidak meninggikan
Selengkapnya
Mengenal Sakaratul Maut
PendahuluanKematian adalah suatu kepastian yang akan dialami oleh setiap makhluk hidup. Dalam Islam, proses menuju kematian dikenal dengan istilah sakaratul maut, yaitu fase akhir kehidupan di dunia yang penuh ujian berat.Al-Qur'an dan hadits memberikan gambaran mengenai beratnya sakaratul maut, dan
Selengkapnya
Ketulusan Yang Berbuah Penghargaan
TPA BIAS ASSALAM Raih Penghargaan TAMASYA Terbaik 2025Sore yang biasa di TPA BIAS ASSALAM tiba-tiba berubah jadi momen haru.Di ruang kecil yang penuh tawa anak-anak, Ibu Ani Maryatun menerima kabar bahagia:lembaga yang ia rawat dengan kasih, dinobatkan sebagai TAMASYA Terbaik Jawa Tengah 2025.Bukan
Selengkapnya
Belajar Menjadi Kecil
Di antara gemuruh dunia yang penuh pamer pencapaian, ada satu sikap yang kini mulai langka: kerendahan hati atau Tawadhu .Ia tak berisik, tak menuntut sorotan, bahkan sering disalahpahami sebagai kelemahan — padahal di sanalah letak kekuatan sejati.Suatu pagi, seorang pegawai
Selengkapnya
Bertahan dalam Ketidaknyamanan
Refleksi Bab 70 Riyadhus Shalihin – Keutamaan Bergaul dengan ManusiaPindah tempat kerja itu tidak selalu semanis promosi jabatan.Kadang justru seperti menata ulang hidup dari nol.Teman-teman lama yang sudah “satu napas” berganti dengan wajah-wajah baru yang… yah, belum tentu klik.Ada yang
Selengkapnya
Sendiri Bukan Berarti Sepi
Refleksi Bab 69 Riyadhus Shalihin: Sunah Menyendiri Saat Banyak FitnahDi masa ketika setiap langkah hidup kita terasa disorot layar, ada seorang guru yang memilih langkah sunyi.Ia tidak lagi betah berlama-lama di ruang guru ketika obrolan mulai bergeser — dari rapat
Selengkapnya
Cahaya di Gelapnya Kabut
Seorang pegawai duduk termenung di depan meja kerjanya.Di tangannya ada berkas yang tampak sepele — hanya butuh tanda tangan.Tapi hatinya bergetar kecil.“Apakah ini benar-benar halal?” bisiknya dalam hati.Ia tahu, keputusan itu bisa memperlancar urusan seseorang, tapi juga bisa menabrak aturan
SelengkapnyaVideo
Guru dan Karyawan
Data Guru tidak ada






