Serunya Belajar Coding
- Di balik
jendela kelas yang biasanya dipenuhi dengan suara-suara hafalan, ada suasana
berbeda yang penuh kegembiraan dan antusiasme. Di ruang kelas SDIT BIAS
ASSALAM, suara ketukan keyboard bersatu padu dengan bisikan ide-ide kreatif
dalam kegiatan PMB(Penelusuran Minat Dan Bakat ) Coding.
Pada pagi yang cerah itu, 26 santri berkumpul
untuk mengikuti kelas coding yang berlangsung dari pukul 07.30 hingga 09.30.
Mereka dipandu oleh Coach Bima dari DoctorTJ, seorang pelatih yang dikenal
karena metode pengajarannya yang inovatif dan mudah dipahami.
Menuju Dunia Digital
Kegiatan ini dimulai sejak Agustus 2024 dengan
tujuan memberikan pemahaman mendalam tentang dasar-dasar pemrograman. Para
santri diajarkan berbagai materi mulai dari pembuatan Main Menu, pengembangan
game sederhanaMain Menu,, hingga mencapai Next Level Programming. Melalui
platform Scratch, mereka belajar mengkreasikan tema sesuai keinginan mereka,
membuka cakrawala baru dalam dunia digital.
Perjuangan dan Semangat
Namun, perjalanan belajar mereka tidak selalu
mulus. Kendala utama adalah jadwal pertemuan yang hanya sekali seminggu, setiap
hari Jumat. Hal ini membuat beberapa santri kesulitan mengejar materi jika
mereka berhalangan hadir. "Kebanyakan siswa hanya bermain coding di
sekolah dan hanya pada pertemuan PMB saja, sehingga kurang jam berlatih di
rumah," ujar Ustadzah Ainun Fitrianawati, salah satu pendamping dari SDIT
BIAS ASSALAM.
Meski demikian, semangat para santri untuk
terus belajar tidak pernah surut. Setiap pertemuan mereka manfaatkan dengan
maksimal, menunjukkan antusiasme yang tinggi. "Kami sangat senang bisa
belajar coding, apalagi ketika bisa membuat game sendiri. Rasanya seperti
menjadi pembuat game profesional," ungkap salah satu santri dengan mata
berbinar.
Hasil yang Mengesankan
Kerja keras mereka tidak sia-sia. Para santri
telah menunjukkan hasil yang membanggakan dengan berpartisipasi dalam lomba
kreativitas pemrograman se-Kota Tegal yang diadakan oleh lembaga pelatihan
coding DoctorTJ. Selain itu, mereka juga mendemonstrasikan kebolehannya pada
acara akhirus sanah di sekolah, menampilkan karya-karya coding mereka di
hadapan teman-teman dan guru-guru.
Masa Depan yang Cerah
Namun, ada beberapa hal yang perlu diperbaiki
untuk meningkatkan kualitas kegiatan ini. Ruang coding saat ini masih
menggunakan ruang kelas biasa, dengan instalasi listrik yang belum rapi dan
jaringan internet yang belum permanen. "PMB Coding memerlukan ruangan
khusus yang memenuhi syarat, dengan instalasi listrik dan jaringan internet
yang memadai," kata Ustadzah Diana Asifatun, pendamping lainnya.
Dengan dukungan fasilitas yang lebih baik,
diharapkan PMB Coding dapat terus berkembang dan memberikan lebih banyak
manfaat bagi para santri. Semoga kelak mereka dapat menjadi ahli-ahli teknologi
yang tidak hanya handal dalam coding, tetapi juga memiliki karakter dan akhlak
yang mulia.
Video
Guru dan Karyawan
Data Guru tidak ada






