Indahnya Ramadan di RA BIAS ASSALAM
"Ust... ust... aku puasa, ust!"
Begitu riangnya celoteh para santri RA
BIAS ASSALAM di pagi hari Kamis, 6 Maret 2025. Setelah beberapa hari libur
menyambut bulan suci Ramadan 1446 H, mereka kembali ke sekolah dengan semangat
dan keceriaan. Saling berbagi cerita tentang puasa yang mereka jalani,
wajah-wajah mungil itu tampak begitu antusias.
Bagi anak-anak seusia mereka, apa sih
arti puasa?
"Aku tidak makan dan minum dari
subuh sampai maghrib, harus sabar, tidak boleh marah-marah, dan harus sayang
teman... Tapi aku puasanya sampai bedug Zuhur, ust!" seru salah satu
santri polos.
Namun, ada juga yang bertahan hingga
Maghrib. MasyaAllah, hebat sekali! Semangat mereka dalam berlatih puasa begitu
luar biasa, meskipun belum menjadi kewajiban bagi mereka.
Kegiatan Seru
Ramadan di RA BIAS ASSALAM
Suasana Ramadan di RA BIAS ASSALAM
tetap ceria dan penuh keberkahan. Seperti hari-hari biasa, kegiatan belajar
mengajar berjalan dengan menyesuaikan semangat Ramadan. Ada banyak kegiatan
menarik yang membuat suasana belajar semakin menyenangkan:
?
Ngaji Privat – Setiap anak
mendapat kesempatan untuk belajar membaca Al-Qur’an dengan bimbingan guru
secara lebih mendalam.
?
Baris Ikrar – Sebelum
memulai aktivitas, anak-anak bersama-sama mengucapkan ikrar puasa dan niat baik
di bulan Ramadan.
?
Toilet Training & Wudhu – Melatih kemandirian anak dalam menjaga kebersihan dan bersiap
untuk shalat.
?
Shalat Dhuha – Mengajarkan
kebiasaan shalat sunnah yang penuh keutamaan.
?
Materi Pagi Bertema Ramadan – Mengenalkan keutamaan Ramadan dengan cerita dan diskusi
interaktif.
?
Belajar Kosakata & Menulis – Mengembangkan kemampuan bahasa dan motorik halus anak-anak.
?
Kegiatan Motorik Halus –
Melatih koordinasi dan keterampilan tangan melalui aktivitas kreatif.
Selama Ramadan, jadwal sekolah pun
sedikit disesuaikan. Senin hingga Kamis, anak-anak pulang pukul 11.00,
sedangkan pada Jumat dan Sabtu, mereka pulang lebih awal, pukul 10.00.
Lucunya Lupa
Sedang Berpuasa
Setelah menulis, biasanya anak-anak
langsung mencuci tangan untuk makan snack. Namun, kali ini ada yang spontan
bertanya, "Ust, kita mau makan
snack?"
Sontak teman-temannya mengingatkan, "Lho, kita kan sedang puasa!"
Oh
iya, ya... lupa!
Momen-momen seperti ini menjadi bagian
dari proses belajar mereka. Meski masih kecil, mereka mulai memahami makna
puasa dan berusaha menjalankannya dengan baik. Alhamdulillah, tidak ada yang
sampai membatalkan puasa di sekolah.
Harapan untuk
Para Santri Kecil
Meskipun puasa belum menjadi kewajiban
bagi mereka, latihan sejak dini ini menjadi bekal berharga untuk tahun-tahun
mendatang. Dengan penuh semangat, mereka mengisi buku Amaliyah Ramadan,
mencatat ibadah dan kebaikan yang mereka lakukan setiap hari.
Semoga Ramadan ini menjadi pengalaman
yang indah dan berkesan bagi mereka, serta menanamkan kecintaan terhadap ibadah
sejak usia dini.
Wallahu a’lam bish-shawab.
Semangat dan ceria, itulah Ramadan di RA BIAS ASSALAM!
Video
Guru dan Karyawan
Data Guru tidak ada






