Menanamkan Spirit Ramadan di SDIT BIAS Assalam

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ.

 Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
 "Barang siapa berpuasa di bulan Ramadan dengan penuh keimanan dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu." (HR. Bukhari & Muslim)

Bulan Ramadan adalah waktu yang tepat untuk menanamkan nilai keimanan kepada para santri SDIT BIAS Assalam. Berbagai kegiatan edukatif dan spiritual diselenggarakan untuk membangun karakter islami sejak dini.

Kegiatan harian diawali dengan Simulasi Sholat Sunnah Dhuha. Para santri dibimbing untuk melaksanakan sholat berjamaah dengan khusyuk. Ini melatih mereka untuk disiplin dan membiasakan ibadah sunnah dalam kehidupan sehari-hari.

Setelah itu, mereka mengikuti Tausiyah Ramadan yang disampaikan oleh ustaz dan ustazah. Materi seputar kejujuran, kedisiplinan, dan kepedulian sosial dikemas dengan ringan namun penuh makna, menjadikan Ramadan sebagai momentum refleksi spiritual.

Tadarus Al-Qur'an menjadi rutinitas yang menenangkan. Dalam kelompok kecil, santri membaca dan menyimak ayat suci dengan bimbingan guru. Suara bacaan Al-Qur'an menggema di lingkungan sekolah, menambah suasana syahdu di bulan penuh berkah ini.

Untuk memperdalam kemampuan membaca Al-Qur’an, santri juga mengikuti Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ). Mereka tidak hanya belajar melafalkan ayat dengan tajwid yang benar, tetapi juga memahami maknanya, sehingga semakin mencintai Al-Qur’an.

Menjelang akhir Ramadan, santri diajak merasakan pengalaman I’tikaf di masjid sekolah. Dalam suasana tenang, mereka merenungi kehidupan, memperbanyak doa, dan semakin mendekatkan diri kepada Allah.

Selain ibadah pribadi, kepedulian sosial juga ditanamkan melalui Pengumpulan dan Pendistribusian Zakat Fitrah. Santri belajar tentang kewajiban zakat, cara menghitungnya, serta menyalurkannya kepada yang berhak. Ini menjadi pelajaran nyata tentang berbagi kepada sesama.

Momen yang dinanti adalah Buka Puasa Bersama. Tidak hanya berbagi hidangan, tetapi juga mempererat ukhuwah antara santri, guru, dan orang tua. Kebersamaan ini mengajarkan arti kebahagiaan dalam kesederhanaan.

Sebagai bentuk kreativitas, santri membuat prakarya bertemakan Ramadan dan Idul Fitri, seperti kaligrafi dan miniatur masjid. Hasil karya mereka dipajang di sekolah, menambah semarak suasana Ramadan.

Rangkaian kegiatan ini membentuk santri yang tidak hanya memahami Islam, tetapi juga mengamalkannya dalam kehidupan. Ramadan di SDIT BIAS Assalam bukan sekadar bulan ibadah, tetapi juga momen membentuk karakter muslim sejati.

 

Video



    
   

Guru dan Karyawan


Data Guru tidak ada

PPDB 2026-2027


Follow us


Kontak


Alamat :

Jl Dadali No. 12 Randugunting

Telepon :

0283 4534 123 - 0852-2527-3641

Email :

humaspsb2019@gmail.com

Website :

www.biastegal.sch.id

Media Sosial :

Berita Terbaru


Image

Bijak Menjaga Retak Sosial

Image

Neraka Pun Enggan Menyentuh Mereka

Image

Ketika Semua Tidak Harus Berbalas

Image

Tidak Harus Terlihat Hebat

Image

Mengenal Sakaratul Maut

Image

Ketulusan Yang Berbuah Penghargaan

Banner


Visitor