Nafas Dzikir Setelah Hari Tasyrik
Tak ada satu pun langkah hidup yang sia-sia
jika nafas kita diiringi dengan menyebut nama Allah. Setelah hari-hari Tasyrik
berlalu, dan gema takbir mulai memudar, jangan biarkan hati ikut redup. Justru
di sinilah letak ujian sesungguhnya: apakah hati kita tetap tersambung kepada
Allah ketika keramaian ibadah mulai surut?
Sebab, kedudukan kita di sisi Allah
tergantung pada kesibukan apa yang menyibukkan kita setelah musim ibadah.
?????????? ????? ????? ????????? ????
??????????
Artinya:
“Kedudukan kita di sisi Allah tergantung pada apa yang menyibukkan kita.”
Kalau Allah menyibukkan kita dengan ilmu,
maka kita dimuliakan. Kalau Allah menyibukkan kita dengan dzikir, maka kita
sedang dalam pelukan rahmat-Nya. Sebaliknya, jika Allah membiarkan kita sibuk
dengan dunia tanpa arah, maka itu pertanda bahwa kita sedang dijauhkan dari
cahaya petunjuk.
? Tiga Kesibukan yang Membawa Kehormatan
Dari kalimat hikmah yang sangat dalam:
???? ???????? ??????? ????????????
?????? ??? ?????? ???????????? ?????? ???????? ???????????? ?????? ??? ???????
????????????? ?????? ???????? ????????????? ?????? ??? ??????? ??????????
"Barang siapa yang disibukkan Allah dengan dzikir, maka ia berada dalam
penjagaan rahmat. Barang siapa yang disibukkan dengan ilmu, maka ia dalam
kedudukan mulia. Dan barang siapa yang disibukkan dengan Al-Qur’an, maka ia
sedang tinggal di istana surga."
Maka setelah hari Tasyrik, mari kita
teruskan semangat ibadah itu. Jadikan aliran nafas kita dipenuhi dengan Subhanallah,
Alhamdulillah, Allahu Akbar. Bukan hanya sebagai bacaan lisan, tapi sebagai
gerakan ruhani yang terus menyucikan hati dan menguatkan jiwa.
? Hikmah dari Kalimat Dzikir
Mari kita resapi makna tiga kalimat agung
yang Rasulullah ? ajarkan sebagai warisan langit:
- Sub??nall?h (????????? ??????) —
Maha Suci Allah.
Kalimat ini akan menghapus
kotoran hati, mengangkat keresahan, dan membebaskan dari belenggu duniawi.
??????
???????? ???? ????????? ??????? ????????? ?????? ??????????
“Barang siapa yang memperbanyak Subhanallah, maka akan Allah lepaskan dari
segala kesempitan dan kegelisahan.”
- Al?amdulill?h (????????? ???????) — Segala puji bagi Allah.
Kalimat ini
menjadi penyegar jiwa, membuka pintu syukur, dan mengangkat nikmat yang
semula tersembunyi.
??????
???????? ???? ?????????? ????? ??? ??????????
“Barang siapa memperbanyak Alhamdulillah, maka Allah akan tambahkan nikmat
kepadanya.”
- All?hu Akbar (??????? ???????) —
Allah Maha Besar.
Kalimat ini akan menciutkan
semua urusan dunia yang terasa besar, dan menguatkan hati untuk hanya
bergantung kepada Allah.
??????
???????? ???? ????????????? ?????? ???????? ??????? ????????
“Barang siapa memperbanyak takbir, maka akan diangkat namanya dan dimuliakan
derajatnya.”
? Jangan Biarkan Nafas Kosong dari Dzikir
Setelah Tasyrik, jika pun kita tak lagi
mendengar gema takbir dari corong masjid, jangan biarkan telinga dan hati kita
ikut sepi. Jadikan dzikir sebagai nafas baru kita—nafas yang tidak hanya
memberi hidup pada jasad, tapi juga menghidupkan ruh.
“Siapa yang disibukkan Allah dengan dzikir,
berarti ia sedang dipeluk oleh kasih sayang-Nya.”
???? ????????
??????? ???? ??????????? ???????????? ???????? ??? ???????? ?????????????
“Barang siapa yang disibukkan dengan mengingat-Ku sehingga lupa meminta
kepada-Ku, maka Aku akan berikan kepadanya lebih dari apa yang Aku berikan
kepada mereka yang meminta.”
(Hadits Qudsi, riwayat Al-Bayhaqi)
? Penutup
Kalau hari Tasyrik
ditutup dengan makan, minum, dan dzikir, maka hari-hari setelahnya seharusnya
kita lanjutkan dengan syukur dan amal salih. Jadikan hidup ini terus
bergerak
·
Disarikan
dari ceramah “ KH Agus Tri Jazuli “ ICB Slawi
Video
Guru dan Karyawan
Data Guru tidak ada






