JUJUR ITU HEBAT!
Modal kecil,
efeknya besar. Yuk, kita mulai dari sekarang.
Jujur itu sederhana: mengatakan yang
sebenarnya, melakukan yang seharusnya, dan tidak menutup-nutupi kebenaran.
Dalam bahasa Arab disebut ุงูุตุฏู (ash-shidqu) โ lawannya dusta. Tapi jujur bukan cuma soal kata-kata.
Jujur juga soal hati, niat, dan perilaku sehari-hari.
Mungkin kamu pernah mengalami:
ditanya โUdah makan?โ dan kamu jawab โUdah kok,โ padahal perutmu masih
keroncongan. Atau saat diajak mampir oleh teman, kamu mengelak dengan alasan
โlagi banyak kerjaan,โ padahal cuma pengen leyeh-leyeh. Sekilas terasa sepele,
tapi dari situlah kebiasaan โmemoles kenyataanโ mulai tumbuh.
Padahal, jujur itu bukan hanya
tentang benar atau salah, tapi tentang menumbuhkan kepercayaan dan merawat
ketenangan batin.
Rasulullah ๏ทบ sudah mengingatkan:
ุนูููููููู
ู
ุจูุงูุตููุฏูููุ ููุฅูููู ุงูุตููุฏููู ููููุฏูู ุฅูููู ุงููุจูุฑููุ ููุฅูููู ุงููุจูุฑูู ููููุฏูู
ุฅูููู ุงููุฌููููุฉู
โSelalu jujurlah, karena jujur menuntun kepada kebaikan, dan kebaikan
menuntun ke surga.โ
(HR. Bukhari & Muslim)
Kejujuran tidak menunggu panggung
besar atau ujian hidup. Ia muncul dalam hal-hal kecil: saat mengembalikan uang
kembalian lebih, mengakui kesalahan di grup kerja, atau sekadar berkata, โAku
nggak sanggup hari ini.โ
Kejujuran terasa ringan kalau jadi
budaya. Tapi terasa berat saat lingkungan terbiasa berdiplomasi. Maka, di mana
pun kamu berada โ rumah, sekolah, kantor, pasar, bahkan media sosial โ jujur
tetap berlaku. Di semua tempat, untuk semua peran: ayah, ibu, anak, guru,
murid, pemimpin, teman.
Mereka yang jujur memang tidak
selalu tampak hebat di depan. Tapi mereka akan dikenang, disegani, dan dicari.
Karena di zaman yang penuh pencitraan dan sandiwara, jujur itu seperti cahaya
kecil yang menunjukkan arah.
Lalu, bagaimana kalau kita sudah
terlanjur terbiasa โngibulโ? Jangan takut. Semua bisa diperbaiki. Mulai saja
dari:
- Belajar berkata apa adanya
dengan bahasa yang santun.
- Membiasakan diam daripada
berdusta.
- Menguatkan hati untuk tidak
takut โterlihat kurangโ.
Allah Taโala mengingatkan:
ููููุง
ุชูููุจูุณููุง ุงููุญูููู ุจูุงููุจูุงุทููู ููุชูููุชูู
ููุง ุงููุญูููู
โDan janganlah kamu campuradukkan kebenaran dengan kebatilan, dan jangan
kamu sembunyikan kebenaran...โ
(QS. Al-Baqarah: 42)
Jujur itu memang tak selalu bikin
kita menang. Tapi jujur membuat kita tenang.
Kalau hari ini terasa sulit jujur
pada orang lain, maka mulailah jujur pada diri sendiri. Bahwa kita butuh
berubah. Bahwa jujur bukan kelemahan, tapi kekuatan yang perlahan-lahan akan
mengubah dunia โ mulai dari hati kita sendiri.
Bagi Anda yang merindukan tempat
belajar yang tak hanya mencerdaskan pikiran, tetapi juga menumbuhkan kejujuran
dalam jiwa, BIAS ASSALAM adalah rumah yang tepat.
Mari bersama, menumbuhkan generasi jujur yang hebat โ generasi yang tak hanya
pandai, tapi juga bisa dipercaya.
Video
Guru dan Karyawan
Data Guru tidak ada






